Jembatan Kedua Penghubung Dua Sisi Sungai Kapuas di Sintang Mulai Dibangun
Jembatan kedua di atas Sungai Kapuas ini diharapkan mengurai kemacetan di pusat Kota Sintang sekaligus mempercepat arus barang dan hasil bumi dari kecamatan-kecamatan di hulu sungai.

SINTANG – Pemerintah Kabupaten Sintang resmi memulai pembangunan jembatan kedua yang menghubungkan dua sisi Sungai Kapuas. Peletakan batu pertama dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh adat, dan ratusan warga.
Bupati mengatakan, jembatan ini menjadi jawaban atas keluhan warga yang selama bertahun-tahun harus antre panjang di jembatan lama, terutama pada jam berangkat kerja dan sekolah.
“Arus kendaraan di pusat kota terus bertambah. Dengan jembatan kedua, beban lalu lintas bisa dibagi dan waktu tempuh warga jauh lebih singkat,” ujarnya.
Baca jugaBanjir Rendam 5 Kecamatan di Kapuas Hulu, Ribuan Warga MengungsiTiga tahap pengerjaan
Proyek ini dibiayai melalui skema gabungan anggaran pusat dan daerah. Pengerjaan dibagi menjadi tiga tahap, dimulai dari pembangunan pondasi dan pilar utama di kedua tepi sungai.
Dorong ekonomi warga di hulu sungai
Selain mengurai kemacetan, jembatan baru diharapkan mempercepat distribusi hasil bumi seperti karet, sawit, dan hasil hutan dari kecamatan-kecamatan di hulu menuju pusat kota.
Kalau jalannya lancar, harga di tingkat petani bisa lebih baik karena ongkos angkut turun.
Ketua kelompok tani setempat
Pemerintah daerah menargetkan jembatan dapat dilalui kendaraan dalam dua tahun. Selama pembangunan, warga diminta mematuhi rambu pengalihan arus di sekitar lokasi proyek.
Dinas terkait juga akan membuka posko informasi bagi warga yang terdampak pengalihan arus selama masa konstruksi.
Berita ini bermanfaat? Bagikan ke keluarga & teman
Bagikan ke WhatsApp




Semoga cepat selesai, setiap pagi macet sekali di jembatan lama.
Jangan lupa jalur sepeda dan pejalan kaki ya.